SANG TUAN YANG KU RINDU DAN KU CEMBURU

SANG TUAN YANG KU RINDU DAN KU CEMBURU
Medan, 7 Maret 2013 (Nurul)

Terkait Hati, tak semua orang yang tahu
Di tutupi senyuman, keceriaan, lelucon dan perhatian
Ia tersimpan manis di bilik terkecil hati
Entah ia bosan atau resah atas peliknya penantian
Penantian semu yang tak berujung
Hanya sebuah alas an untuk menyampaikan keluh
Padahal, sudah jelas isyarat itu bagaikan gayung tak bersambut
Namun masih saja, harapan dan khayalan seakann terus di anut

Cemburu menggebu tak tertanding
Cemburu pada gayung yang sudah bertuan
Namun,.. ia tetaplah selayaknya cemburu selalu ada rasa ingin berpemilik
Namun,.. apa pula arti cemburu haru membiru ini..
Tak berarti bagi apa2 bagi seorang Ksatria Cinta yang di damba banyak melati

Tapi,.. di bilik lain seolah aku juga menyimpan rindu yang menggebu-gebu
Rindu yang tak berujung terhadap seorang musafir cinta yang sedang menuntut ilmu
Tanpa kabar dan hanya meninggal sebuah pesan …
Entah mengapa aku bisa seyakin-yakinnya berharap…

Aku rindu dan Aku cemburu
Kepada kalian.. kedua tuan di sana yang aku pun tak tahu apa yang sedang ada di fikiran kalianAkankah?? Dan adakah?? Terikat satu nama ku yang ada di fikiran kalian


Aku cemburu.. hei pada kamu tuan
Kau seakan memberiku kenyamanan hidup dengan senyum indah dan ramah muKu khayalkan munkin nantinya kau bisa menyayangi ku sepenuh hati




Aku rindu.. pada hay tuan pujangga tampan…
Kau layaknya sebuah bahtera indah
Yang menjanjikanku sebuah kehidupan indah di tengah pulau yang asri..Bahtera yang nakhodanya …yha itu engkau nakhodanya ingin menghantarkan ku pada sebuah istana syurga yang hakkiki… akankah tuan datang kembali ??







Namun kurasa-rasa semua hanya kesahku
Sang tuan yang ku rindu dank u cemburu
Seolah tak mendengar firasat-firasat halus yang ke hembuskan lewat lembayung angin yang damai
Kalian kini menjauh… jauh.. sejauh-jauhnya dari ku
Mungkin kalian telah memindahkan hati kalian pada sebuah melati indah yang harum di taman

Ya Sudahlah.. Ku berharap ada sebuah merpati yang berseida menyampaikan surat suci ini kepada ia Sang Khalik .. Tapi ku yakin Ia sudah menyiapkan yang terbaik untukku..


pEkat Malam Semakin Memekatkan FikiRAn dan Hati ku yang kacau dan payah..
Hanya satu ulasan yang ku ingat,.  “ aku ingin melupakan sang tuan”


About ini : “Virus Merah Jambu Memng sangat kejam ternyata pemirsah..
                  datang dan pergi tanpa izin dan sepengetahuan sang pemilik hati”

Puisi CinTa-CiNTa an..
GAK Punya maksud tertentu Cuma pengen belajar buat Puisi about Love………

Komentar

  1. Assalamualaikum.
    ini sesi mealnkolis ya....
    he he
    persiapkan diri dengan baik ya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam wr wb..
      hahhaha.. iya kak..
      Just IntermeZo...
      Cuma ngiri ngelihat temen2 punya Puisi Cinta...
      Jadi Kepingin buat,,
      Yha.. tapi hasilnya kurang memuaskan..
      Terkesan Lebay kadinya

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mencintai dari Seekor Cicak

Di Balik Asa Yang Tak Terbiasa (II)

Inilah Expressi Cintaku,,,