Si Ateu (Cerpen)
Alam sepertinya kurang bersahabat hari ini . Baru saja keluar dari Kampus rintik hujan sudah mulai turun dengan derasnya. Tapi tak pernah meruntuhkan semangat gadis bertubuh mungil ini. Sambil merapikan sedikit letak kacamatanya yang tebal itu di atas hidungnya. Ia pun bergegas menyiapkan langkah pertamanya untuk mulai menerobos rintik hujan yang sepertinya semakin deras saja turunnya. Apa boleh buat meski hujan turun deras tetap saja jarum jam tak pernah bisa bertoleransi untuk berhenti berputar beberapa menit. Tanpa ragu-ragu ia langkahkan terus kakinya menerobos jalan trotoar kampus menuju jalan raya yang biasa di lewati oleh angkutan umum. Nekat banget sih si mungil ini, emangnya ada apaan gitu? ????... oh ternyata si dia mau pergi ke tempat kerjaannya yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan kampus tempat ia belajar. Lima menit berlalu akhirnya ia pun sudah berada dalam angkutan umumnya. “ mau kemana buru-buru amat neng?” Tanya seorang berjilbab biru yang sudah terlebih d...