Karena Kita "Anak Muda"


Mendengar lagu melankolis, memang terkadang menyenangkan tapi menjadi teringat-ingat masa lalu yang telah menjadi kenangan bertahun tahun. Ada indah dalam pahit dan keterbatasan. Saat seseorang belum di pertemukan lagi oleh kenangan indah dulu yang pernah dirasakannya. Mungkin suratan mentakdirkan bahwa ia tak berjodoh. Tapi apakah semudah itu mendefinisikan jodoh atau tidaknya seseorang itu.
Wanita dan laki laki diciptakan berpasang-pasanngan. Untuk saling melengkapi. Untuk saling berkasih sayang dan agar dapat melestarikan keturunan. Tapi jelas tidak semua orang berhak berpasangan oleh semua manusia yang ada di dunia ini.
Manusia hadir di bumi ini merupakan wujud kasih sayang sang Khalik pencipta seluruh alam semesta yang cinta dan kasih sayangnya tak terhitung nilainya tak terbilang wujudnya. Ia sang Khalik memang paling dan sangat mengetahui tentang manusia. Allahuakbar.
Mengapa tidak. Manusia ditakdirkan hidup di bumi dengan seluruh fasilitas yang sudah di sediakan oleh Allah. Alam dengan berhekatar-hektar luasnya. Laut yang tak berujung. Gunung yang gagah berdiri. Pohon, gurun, sungai, hewan , bunga indah, dan seluruh ciptaannya yang tak terkira bilangannya. Dari yang bisa di lihat oleh indra sampai tak terasa di raba di ciptakan Allah dengan sempurna tanpa kurang sedikitpun. Sebagai pelengkap dan fasilitas bagi manusia untuk tetap bisa melanjutkan kehidupannya di dunia.
Allah menciptakan manusia dengan wujud fisik yang sempurna di lengkapi dengan akal budi pada dirinya. Agar manusia dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk, agar manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, agar manusia dapat mengolah alam untuk pemenuhan kebutuhannya, agar manusia dapat membangun peradaban dan kebudayaan, dan Allah juga menyelipkan akal budi pada manusia agar manusia dapat menggunakan akal dan budinya untuk mengenal Ia sang Khalik, Allah SWT Penciptanya. Pernahkah anda berfikir teman, bagaimana Allah menciptakan akal  dan menyelipkannya pada manusia? Alangkah tinggi sekali manfaat akal di dalam tubuh manusia. Jika tidak ada mungkin antara manusia dengan hewan sudah tidak lagi bisa di bedakan.

Maka Nikmat Tuhan yang manakah yang engkau dustakan?

Memang begitu kecil lah kita di mata Allah. Tapi mengingat hal itu lagi. Kalimat awal pembukaan yang diatas. Betapa hinanya lah kita jika hidup hanya memikirkan hal cinta, perasaan, jodoh atau apalah-apalah gitu ya.. Dalam hati menyadari bahwa tugas kita diciptakan Allah di muka bumi ini sebagai khalifah untuk memelihara bumi, mengambil hikmah dari padanya agar bertambahlah keimanan kita kepada Allah SWT. Memang hal berbau perasaan sangat susah di pisahkan dari diri seorang anak muda. Tapi ingatlah rasulullah pernah berkata yang intinya Allah menjamin surga bagi anak muda yang mampu menjaga harga dirinya tetap di dalam jalan Allah dari pada mengikuti hawa nafsunya. MasyaAllah memang begitu susah menjadi pemuda yang taat kepada Allah, dimana masa muda adalah masa peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Disinilah mereka seolah membuktikan kehebatan mereka, mengaktualisasikan diri, mencoba segala hal yang belum pernah dia rasakan sebelumnya. Pada saat ini jika ada seorang anak muda yang mampu menjaga kelabilan sifatnya atas dasar keimanan dan semata-mata karena takut melanggar perintah agama. Maka inshaallah Allah telah menjanjikan surga padanya kelak di yaumil akhir.
Terkait hal pasangan hidup.
Pada diri seorang remaja. Pada usianya yang masuk masa-masa puberitas seluruh hormonnya mulai aktif berfungsi dengan baik. Maka rata-rata mereka sudah mulai mengenal rasa ketertarikan dengan lawan jenis. Dan iapun mulai ingin di perhatikan, mencari perhatian satu sama lain. Ya itulah remaja. Jika mereka tidak memiliki pondasi agama dan tidak mengetahui batasan-batasan dalam bergaul. Maka tidak heran jika banyak sekali yang salah jalan hingga memalukan orang tua.

Oleh karenanya menjadi suatu kewajiban bagi seorang pemuda/I untuk terus belajar dan membekali diri dengan berbagai ilmu yang baik dan bermanfaat agar dapat menjadi benteng dalam bergaul dan menjalani kehidupan. 


Allahuakbar,
Semangat Anak Muda 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mencintai dari Seekor Cicak

Di Balik Asa Yang Tak Terbiasa (II)

Inilah Expressi Cintaku,,,