JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.1 (GURU PENGGERAK ANGKATAN 8)
JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN MODUL 1.1
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Perkenalkan nama saya Nurul Fajrah Nasution, S.Pd. Saya seorang guru matematika di SMK Negeri Taman Fajar. Saya memulai karir menjadi seorang guru di tahun ajaran baru tepatnya bulan juli 2017. Sehingga tepatlah di tahun 2022 masa kerja saya menjadi 5 tahun. Dan akhirnya Allah takdirkan saya mendapat undangan di SIMPKB untuk mendafar sebagai kandidat calon guru penggerak angkatan 8. Tapi jangan salah, sebenarnya di angkatan 7 saya sudah mendaftarkan diri hanya saja belum mndapatkan rejeki untuk lulus. Di tahun 2022 saya membulatkan tekad lagi untuk terus berjuang mendaftar guru penggerak walau apapun nanti hasilnya. Dan akhirnya setelah melewati proses seleksi yang lumayan panjang, mimpi itu menjadi nyata, Akhirnya di tanggal 9 april tepatnya hari Minggu jam 14,00 wib pengumuman kelulusan CGP muncul diberanda SIMPKB saya. Bukan main rasanya kebahagiaan ini. Saya bertekad akan fokus belajar dan menyelesaikan setiap tugas dengan baik. Di part ini ada kisah menarik yang perlu di ceritakan. Sebelumnya saya memiliki latar belakang pekerjaan ganda. Jadi selain saya bekerja sebagai guru PPPK , untuk mengisi waktu kosong saya agar bermanfaat. Saya juga menyibukkan diri bekerja sebagai seorang pramuniaga di sebuah toko baju. Pekerjaan sampingan ini saya kerjakan di luar jam kerja sekolah, yaitu mulai dari jam 4 sore sampai jam 10 malam. Tetapi karena saya lulus seleksi guru penggerak angkatan 8 ini, akhirnya saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaan sampingan itu. Semua itu saya lakukan dengan senang hati dan bahagia saya bertekad tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Saya ibaratkan belajar di guru penggerak ini sebagai pendidikan untuk melanjutkan kuliah ataupun gelar baru. Sehingga setiap hal yang dibutuhkan selama pendidikan jauh-jauh hari sudah saya persiapkan. Kedepannya saya berharap agar tetap semangat hingga akhir masa pendidikan.
Sejak pengumuman kelulsan cgp angkatan 8 dikeluarkan, saya langsung digabungkan oleh beberapa grup WA dari kabupaten maupun provinsi. Dari sana akhirnya saya mendapatkan banyak informasi mulai dari teknis hingga administrasi yang perlu di upload dan di bawa pada setiap pertemuan di tingkat kabupaten. Termasuk informasi awal tentang pembukaan secara resmi pendidikan cgp angkatan 8. Dengan dibukanya secara resmi pendidikan cgp angkatan 8, secara tidak langsung jadwal aktif belajar kamipun dimulai.
Pembukaan secara resmi cgp angkatan 8 dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 10 Mei 2023 oleh Kemdikbud secara virtual dan di siarkan langsung melalui zoom dan youtube. Meskipun sebelumnya di hari selasa tanggal 9 Mei 2023 kami sudah terlebih dahulu melakukan gmeet dengan fasil dan anggota kelas sebagai perkenalan. Saat itu saya mendapatkan wawasan lebih luas lagi tentang esensi program guru penggerak yang di gaungkan pemerintah. Rasa antusias dan ingin tahu sayapun meningkat. Selanjutnya selepas waktu Dzuhur, pembekalan dan sosialisasi tentang aturan guru penggerak dan penggunaan LMS juga dilakukan oleh BGP Aceh. Ada tiga orang penting yang memberikan materi pembekalan saat itu, yaitu Ibu intan, Bapak Ahmad Marzuki dan Bapak Ikhlas. Buk Intan memberikan pemaparan tentang aturan dan alur program guru penggerak, sementara Pak Ahmad marzuki memberikan arahan dan tekhnik penggunaan LMS, dan Pak Ikhlas memberikan pemaparan tentang shortcut link website dan setelah google drive untuk mengirimkan tugas. Di hari itu saya aktif zoom dan meet mulai dari jam 10.00 wib pagi sampai jam 17.30 wib sore. Di akhir acara kami semua di bagikan jadwal belajar selama berada dalam program ini. Dan kami dingatkan kembali untuk berjumpa lagi di hari sabtu dalam acara lokakarya orientasi. Satu hari setelahnya kami langsung di instruksikan untuk mengisi soal pretes yang telah disediakan di LMS.
Akhirnya hari sabtu tanggal 13 Mei 2023 terlaksana juga lokakarya orientasi cgp angkatan 8. Acara ini dilaksanakan di aula SMAN Peureulak. Acara dibuka pada pukul 09.00 wib kurang lebih dan berakhir pada pukul 16.30 wib. Acara diawali oleh kata sambutan oleh perwakilan tim BGP Aceh dan dilanjutkan dengan pemotongan pita dan pembukaan resmi oleh bapak Syaiful Bahri yang menjabat sebagai kepala dinas kabupaten Aceh Timur. Saat pidato ia menyampaikan beberapa point yang salah satunya berisi rasa bangganya saat melihat angka kelulusan cgp aceh timur yang tinggi, selain itu ia juga memberikan dukungan dan motivasi yang tinggi agar semua cgp serius dalam menjalankan pendidikan. Setelah pembukaan di ruang aula, kami semua langsung di arahkan masuk ke kelas yang sudah dibagikan dan didampingi oleh pengajar praktik masing-masing. Akhirnya saya mengenali pak Zainal Abidin sebagai PP saya dan dua belas orang guru hebat lainnya yang juga berada satu kelas dengan saya. Di hari itu kami diberikan pengarahan tentang teknik pelaksanaan pendidikan, penugasan, dan kami juga mengisi LKPD yang mereka bagikan. Mereka juga berpesan untuk terus memantau LMS dan jadwal yang sudah diberikan. Selain itu mereka juga memberikan instruksi kepada kami untuk menuliskan kekhawatiran dan harapan kami saat mulai melaksanakan pendidikan ini. Di kesempatan ini saya menunjuk diri saya sebagai perwakilan yang membacakan isinya di depan teman teman guru hebat lainnya.
Akhirnya hari penugasan pertama pun tiba. Hari itu hari senin tanggal 15 Mei 2023 kami mulai memahami materi yang disediakan LMS dan juga melaksanakan intruksi penugasan yang ada didalamya. Tugas yang harus kami selesaikan hari itu yaitu tentang refleksi pemikiran Ki Hajar Dewantara dan pandangan kami sebagai guru. Tugas yang di berikan menginstruksi kan untuk membuat paragraph- paragraf yang berisikan hasil interprestasi diri kami sebagai pendidik setelah membaca dan menonton video perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara. Selain itu, di hari yang sama kami juga ditugaskan untuk membuat sebuah video, rekaman suara yang berisi pendapat dan wawasana yang kami miliki setelah mempelajari dan menonton video perjalanan hidup Ki Hajar Dewantara.
Tepat pada tanggal 16 Mei 2023 agenda eksplorasi konseppun dilaksanakan. Saat itu saya mendapat jadwal gmeet jam 15.30 wib. Di hari yang sama sekolah saya sedang bergotong royong untuk menyambut acara wisuda kelas XII. Saya yang ditunjuk sebagai salah satu dari anggota seksi acara terpaksa meminta izin waktu sebentar untuk mengikuti gmeet. Hari itu merupakan hari pertama kami belajar dalam satu kelas virtual bersama ibuk fasil. Perasaan yang saya rasakan tidak stabil. Ada rasa malu, takut bercampuk aduk karena belum mengenali teman- teman kelas lainnya. Tapi akhirnya saya memilih untuk meluruskan niat dan bertekad akan serius menjalani pendidikan hingga akhir. Setelah berdamai dengan diri akhirnya saya mulai speakup setiap ada soal ataupun hal yang perlu diresponi dan saat diskusi saya selalu buka suara. Gmeet akhirnya selesai di jam 16.30 wib setelah diisi dengan pertanyaan kritis para guru hebat, sanggahan dan juga pemaparan materi oleh fasil. Saya merasa bahagia setelah melewati hari itu karena saya seperti berbisik dalam hati “hei akhirnya kamu bisa menguasai panggung ya”. Ibu fasil menutup pertemuan gmeet oleh doa yang di bawakan oleh Pak Fakhruradhi dari SMKN 1 Peureulak. Ibu Fasil juga mengingatkan bahwa keesokan harinya ada gmeet lagi yaitu ruang kolaborasi.
Dalam pertemuan ini saya merangkum beberapa point penting dari pemaparan materi juga hasil diskusi bersama rekan cgp lainnya, diantaranya
1. Pendidikan adalah tempat bersemainya benih-benih kebudayaan. Sehingga dalam perkembangannya juga tidak boleh meninggalkan nilai kearifan local yang tetap harus dilestarikan
2. Guru tugasnya menuntun anak tapi bukan untuk merubah takdir. Guru merawat anak seperti petani merawat padi. Menyiramnya dengan ilmu pengetahuan, memupuknya dengan contoh teladan budi pekerti mulia, mengajarinya skil agar selamat hidupnya, menjaganya dari pengaruh buruk dari luar dirinya dan terus mendampinginya hingga ia mampu menjadi manusia yang bahagia
3. Kekuatan kodrat dan bakat anak berbeda-beda. Jangan paksakan anak ahli dalam semua kompetensi. Maklumilah bahwa ia juga manusia biasa yang tidak sempurna. Tetap nilai ia dengan seberapa jauh kesungguhan dan usahanya. Hingga hasil belajar keluar tetap apresiasi dia dengan segala kemampuannya.
4. Kisah dari anak yang jago buat cerita tapi gak bisa berhitung matematika dan anak berkebutuhan khusus yang juga penghafal Al Quran mengajarkan kita bahwa setiap anak menampilkan keistimeaan yang berbeda-beda. Guru harus menjadi sarana mereka menemukan kelebihan dalam setiap kekurangannya dan mengasah kelebihannya hingga menjadi sebuah keunggulannya sehingga mereka menjadi tampil percaya diri.
Ruang kolaborasi. Sesuai sekali sesi ini dengan isi kegiatan didalamnya. Di sesi ini kami hanya di beri masalah tentang konteks lokal budaya dan kaitannya dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Selebihnya kami berdiskusi didalam kelompok. Kami berdiskusi panjang lebar hingga akhirnya disepakati saya sebagai konten kreator bahan yang harus di paparkan sekaligus orang yang akan memperesentasikan hasil diskusi kelompok. Hal yang paling berkesan saat itu adalah saya yang dari pagi bertugas menjadi seksi acara. Di saat moment foto bareng guru sekolah akhirnya tidak bisa ikt bergabung foto bersama dikarenakan jam sudah menunjukkan waktu gmeet. Saya tidak mendapatkan rejeki untuk bisa berfoto sama sama dengan mereka. Saat beediskusi kelompok, saya sangat tekesan dengan kekompakan setiap tim di dalamya. Meskipun tugas yang diberikan sulit, saya menjadi optimis bahwa saya akan dapat menyelesaikannya. Kegiatan di hari Rabu, 17 Mei 2023 itu dimulai pada jam 13.00 wib dan berakhir pada jam 15.30 wib. Kegiatan kolaborasi di hari itu menghasilkan materi kearifan local yang akan kami angkat untuk merelevansikan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Akhirnya kami memilih mengupas tarian top pade. Selain itu kami berdiskusi tentang apa isi pemaparan yang akan kami tampilkan saat presentasi, membagi tim dalam tanggung jawabnya masing-masing. Akhirnya karena keterbatasan waktu kami tidak bisa langsung menyelesaikan hasil diskusi kelompok kami. Pemaparan materi akan di laksanakan di pertemuan selanjutnya.
Akhirnya hari presentasi hasil diskusipun tiba. Di hari Sabtu tanggal 20 Mei 2023 kami mendapat jadwal gmeet jam 19.00 wib. Setelah sholat magrib kami satu persatu mulai bergabung di dalam kelompok. Saat itu klompok saya berisiskan 6 orang guru hebat, yaitu saya sendiri Nurul Fajriah Nasution, Noni Yuliyanti, Cut Huria Ulfa, Rahma Linda, Zauhari dan Hamidah. Kami semua berbagi peran dan ikut andil dalam pemaparan materi yang sudah didiskusikan. Saat sebelum pemaparan terjadi sedikit kendala teknis yaitu laptop saya tidak bisa sharescreen karena gangguan jaringan. Akhirnya dengan sangat malu saya meminta tolong ibu fasil Ibu Suprapti untuk membantu melampirkan sharescreen materi kami dari laptopnya. Selanjutnya Buk Cut sebagai moderator langsung membuka kegiatan dan mempersilahkan saya untuk mempresentasikan hasil diskusi kami. Dalam kegiatan ini kami dileburkan kelasnya bersama dengankelas B1 yang merupakan kelas binaan dari fasil kami.Saat itu kelompok B1 mengangkat kearifan lokal berupa Peusijuk, Dalong dan Kauri Blang dalam merelevansikannya dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara. Di akhir persentasisaya berkesempatan mengajukan satu pertanyaan kepada kelompok BI dan di akhir sesi saya di persilahkan utnuk menyampaikan refleksi pembelajaran oleh salah seorang rekan cgp yang bernama Khairullah Firdaus. Saat berkenalan di lokakarya orientasi akhirnya saya ketahui dia merupakan adek kelas saya saat SMA. Di ruang kolaborasi ini saya merasa sangat bahagia karena bisa terlibat aktif dalam berjalannya acara. Saya mampu mengeksprsikan diri saya seadanya dengan segala kekurangan dan bakat yang saya miliki. Penugasan selanjutnya yakni kami diharuskan untuk mengunggah hasil pekerjaan kami ke LMS. Ada beberapa hal yang harus direvisi dan di sesuaikan dengan rubrik yang diminta. Sehingga di hari minggu siang kami diskusi mandiri melalui gmeet untuk menyamakan persepsi. Akhirnya di malam senin tugas pun sudah selesai kami revisi dan unggah.
Selanjutnya di tanggal 25 Mei 2023 kami di instruksikan membuat sebuah tugas beruba demonstrasi pemahaman kami tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara. Penugasan kali ini sangat tidak kaku. Jadi seluruh peserta boleh mengumpulkan tugasnya dalam bentuk yang berbeda-beda. Boleh berupa video,infografis, komik, lagu dan puisi. Dalam semua pilihan itu saya memilih untuk mengekspresikan pemahaman saya dalam bentuk puisi yang berjudul “Asa Ki Hajar Dewantara”. Berikut puisinya
Asa Ki Hajar Dewantara
Dua puluh tiga tahun sebelum merdeka
Kau telah tunjukkan cinta tanah airmu pada dunia
Lewat sebuah bangunan penuh jasa
Perguruan yang kau beri nama taman siswa.
Bukan mudah kau perjuangkan itu semua
Kau rela diasingkan keluar negara
Demi satu kata merdeka belajar
Untuk Indonesia berpengetahuan
Sejak kecil bukan insan biasa
Di dirimu tersimpan bakat yang terasah
Kau lepaskan gelar kebangsawanan
Demi merintis langkah perjuangan
Hatimu tak tenang saat kau belajar
Tapi teman pribumi mu hanya mendengar kabar
Saat itu kau tanamkan azam besar
Agar pribumi bisa belajar
Meski penjajah berulang kali memukul balik langkah
Tapi adorasi tangguhmu tak mau kalah
Bersama dua teman hebat dengan visi yang sama
Kau gagas tiga serangkat dengan misi mulia
Perjuangan tidak selesai sampai disini kawan
Ada asa yang harus di teruskan
Tongkat estafet kini berada di genggammu
Kaulah insan terpilih wariskan
Zaman semakinberkembang pesat
Generasi bangsa harus bergerak cepat
Tiada waktu untuk terus menuntut hak
Mari buktikan kinerja dengan tapat
Biarkan padi berkembang sebagai padi
Jangan paksakan ia menjadi keladi
Tuntun siswa menumbuhkan kodratnya sendiri
Menjadi berhasil dengan bimbingan sang ahli
Sudahi keluhanmu tentang transformasi
Terjun dan selami nilai yang terpatri
Ciptakan merdeka belajar dengan optimis
Agar tercipta siswa berjiwa pancasilais
Kegiatan pendidikan selanjutnya yaitu elaborasi pemahaman di hari kamis, 25 Mei 2023. Disini semua cgp di daerah kabupaten Aceh Timur melebur dalam satu ruang gmeet untuk belajar lagi lebih dalam tentang pemikiran Ki Hajar Dewantara. Hadir sebagai pemateri Ibu Khairul Anin yang merupakan instruktur guru penggerak untuk wilayah Aceh Timur. Didalamnya semua guru-guru hebat aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada beliau.
Dari pertemuan ini pelajaran yang bisa saya rangkum diantaranya:
1. Definisi “berhamba pada murid” yang dimaksudkan KHD ini adalah tentang rasa ikhlas yang harus dimiliki oleh guru saat mendidik siswa
2. Bermain adalah kodrat anak. Sehingga KHD mendesain pembelajaran yang disandingkan dengan aktifitas bermain untuk menarik anak belajar tanpa ada keterpaksaan
3. Maksud pendidikan itu adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat. Setiap kata yang ditebalkan merupakan inti-inti dasar dari konsep pendidikan KHD.
Demikian kegiatan yang saya laksanakan dalam waktu dwi mingguan dalam pendidikan guru penggerak angkatan 8 ini. Kedepannya banyak sekali tugas tugas menantang yang harus saya selesaikan. Semoga saya dapat focus belajar dan berkembang dalam program ini supaya kedepannya bisa menjadi guru yang selalu dirindukan kehadirannya oleh siswa di kelas.



Komentar
Posting Komentar