Pentingnya Memberi Hadiah


Assalamu’alaikum wr wb.

Sore semuanya..alhamdulillah kita semua masih di berkahi kesehatan hingga sore hari ini.
Sore ini Medan berkabut, sejak dari tadi pagi langit seakan tak bosan menurunkan hujan dari rintik gerimis sampai hujan deras yang tak henti-henti selama beberapa jam. Tapi Alhamdulillah takk membuat semangat bekerja ku turun. Hingga Alhamdulillah waktu pulang kerjapun tiba.
Sore ini tiba-tiba rasa ingin menulis ku Alhamdulillah menggerilya lagi. Aku menemukan inspirasi dari sebuah buku yang belum tamat-tamat ku baca. Hehehe.
Tapi tak mengapa juga kalau cepet-cepet tamat takutnya gak ada yang nyangkut di memori.

Yapzzz… sore ini aku ingin menarik sebuah hikmah tentang sebuah aktivitas dan ibadah yang sangat sederhana namun sangat mulia di sisi Allah…
Iya… sore ini kita akan membahas tentang “Hadiah”



Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, berikut:

“Hadiah-menghadiahkanlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai”

Dari hadits di atas  dapat telaah lebih lanjut. Bahwa hadiah memiliki pengaruh yang besar dalam menyenangkan hati seseorang. Alangkah indahnya jika kita bisa memberikan perasaan bahagia dalam hati saudara kita yang lain.
Kemudian Rasulullah SAW juga pernah menganjurkan untuk menerima hadiah dan tidak boleh menolaknya. Hal ini juga terungkap dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud. “Penuhilah undangan, dan jangan menolak hadiah yang di berikan”.(HR. Al-Bukhari dan Ahmad). Dalam hadits ini Rasulullah SAW melarang seorang muslim untuk menolak hadiah dari saudaranya. Apabila diberi hadiah, hendaklah ia menerimanya dan membalas hadiah itu bila ia mampu.
Subhanallah…
Inilah indahnya Islam. Bayangkan, bahkan sampai urusan sekecil seperti member hadiahpun telah diajarkan oleh suri tauladan kita Rasulullah SAW.
Hadiah adalah hal manis yang mampu meluluhkan hati, mendekatkan yang jauh, mengubur permusuhan, serta melahirkan persahabatan, dan tentunya membuat persaudaraan semakin erat. Hadiah akan melahirkan hubungan akrab dan menumbuhkan cinta kasih yang terbungkus dalam kemuliaan persaudaraan Islam. Hadiah adalah pancaran keindahan dan kasih saying. Bahkan sebuah hadiah yang diberikan oleh si kaya kepada kaum papa dengan tulus ikhlas bisa membersihkan kedengkian hati,bisa menghibur dan memberikan kebahagiaan di hati mereka yang menerimanya, serat menghapuskan segala dosa.
Coba kita semua bayangkan, jika semua manusia di muka bumi ini hidup dengan cinta dan berbelas kasih sayang, hal yang sudah sangat langka ada di bumi kita. Bahkan salah satu kelemahan yang muncul di antara umat Islam saat ini adalah hilangnya rasa persaudaraan yang timul atas dasar kecintaan terhadap  sesame Muslim. Jangankan saling member hadiah, terkadang saling memberikan pertolongan pun sudah sangat sulit di temui. Ketika setiap manusia sedah menjadi sangat individualis dan acuh tak acuh terhadap sesame. Yang banyak terjadi saat ini adalah perpecahan yang melululantakkan pilar-pilar persaudaraan itu.
Andai saja ajaran Islam diaplikasikan dengan benar, betapa damainya kehidupan di dunia ini. Tak ada rasa takut, prasangka buruk.
Semoga Allah memberikan hidayah untuk seluruh umat manusia di bumi ini sehingga kita bisa kembali bersatu seperti dulu saat Islam Berjaya memimpin dunia. Aaamiiin…. J J

wahhh..udah jauh banget ini larinya dari hadiah sampai kepada Persatuan Islam..
oh ya Allah inilah hamba Mu yang selalu ngelantur,
tapi semoga tulisan ini bermanfaat untuk semua...

Mari Saling Berbagi Hadiah
Yuk semua kita saling berlomba-lomba memberi hadiah kepada semua.
Fastabiqul Khairot. Berlomba-lomba dalam kebaikan :)






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mencintai dari Seekor Cicak

Di Balik Asa Yang Tak Terbiasa (II)

Inilah Expressi Cintaku,,,