PULANG SATU PULANG SEMUA


PULANG SATU PULANG SEMUA

September menjadi bulan spesial dan berbeda dari bulan lainnya bagi sekolah kami tercinta SMKN Taman Fajar. Hal ini disebabkan karena sekolah kami mendapatkan juara lomba pojok literasi terbaik tingkat provinsi dan akan berjuang kembali untuk bersaing di tingkat nasional. Selaras dengan hal tersebut seluruh warga sekolah baik guru maupun siswa semakin giat dan semangat lagi untuk mengembangkan program literasi sekolah yang sudah dijalankan selama satu tahun belakangan. Bahkan saat ini semua guru SMKN Taman Fajar setiap bulannya menyiapkan sebuah karya tulis yang nantinya akan dikumpulkan menjadi sebuah buku berisi pengalaman guru selama mengajar. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi semua guru karena tulisannya akan dibukukan dan setiap kisah perjalanan mengajar mereka dapat dibaca oleh semua orang.
            Seperti tahun sebelumnya, tahun ini sekolah kami juga melaksanakan kembali lomba pojok literasi terbaik yang akan diikuti oleh seluruh kelas yang ada di sekolah. Dengan harapan kegiatan ini dapat memupuk budaya literasi disekolah. Para wali kelas dan siswa di masing-masing kelas sangat antusias menyambutnya. Berbagai macam persiapan dilakukan mulai dari memperbarui warna cat kelas, menghias dan memenuhi koleksi buku pada pojok literasi kelas. Para guru dan siswa bergotong royong, saling bahu membahu untuk menciptakan kelas yang ramah dengan budaya literasi ini. Tidak jarang siswa dan guru yang pulang hingga sore dari sekolah karena harus mempersiapkan pojok literasi terbaik dikelasnya.
            Begitu juga dengan kelas XI Ak. Kelas yang dihuni oleh dua puluh delapan orang siswa dan siswi inipun tidak mau kalah semangat mempersiapkan lomba pojok literasi tahun ini. Mereka mulai dengan menghias pojok literasi kelasnya dengan memanfaatkan botol kaca bekas yang dicat berwarna putih dan hitam. Selanjutnya botol-botol tersebut di susun layaknya sebuah pagar yang disusun mengelilingi pojok baca mereka. Selain itu ada juga hiasan lukisan tangan berbentuk pohon dan buku, dan ada beberapa hiasan dinding lainnya yang juga ikut mendukung budaya literasi dikelas seperti gambar pahlawan, dan beberapa gambar lainnya. Untuk mempercantik kelas mereka juga memperbarui warna cat dinding dan  alas meja setiap siswa.
            Hari sabtu itu menjadi hari bersejarah bagi kelas XI Ak. Hari dimana kekompakan tim dan ketulusan niat bagi tiap personil XI Ak diuji. Seminggu yang lalu sebelum sabtu itu, mereka mendengar kabar dari para guru bahwa akan diadakan lomba pojok literasi di setiap kelas. Mereka langsung mendiskusikan hal ini dengan wali kelasnya. Mereka mulai sibuk mempersiapkan segala keperluan untuk mempercantik kelas dan pojok literasinya. Karena tahun lalu mereka pernah menjadi juara satu kelas terbaik pojok literasi. Maka di tahun ini mereka tidak mau kalah dan ingin mempertahankan juara yang pernah diraih di tahun sebelumnya itu. Dilatarbelakangi oleh hal tersebut tidak heran mereka bekerja lebih keras dan serius. Seperti yang terlihat pada sabtu itu. Seluruh warga kelas XI Ak tidak ada yang pulang ke rumah meski bel pulang sudah berbunyi. Mereka lebih memilih bergotong royong menyelesaikan persiapan pojok literasi kelasnya dibandingkan pulang. Sebagian mereka ada yang mengecat dinding kelas, sebagian ada yang mengelap kaca, sebagian ada yang menghias pojok literasinya dan sebagian lagi ada yang membersihkan taman didepan kelasnya.
Meski semuanya belum ada yang makan siang karena baru pulang sekolah mereka tetap semangat bekerja. Tidak sadar jam menunjukkan pukul empat sore hari, terlihat wajah-wajah lelah dan kelaparan karena hanya makan beberpa potong kue dan roti yang tersedia. Satu persatu mulai izin minta pulang dengan berbagai alasan. Namun teman yang lainnya memasang muka masam dan marah. Mereka bilang jika satunya pulang maka semuanya pulang. Dan pada akhirnya sebagian siswa yang minta izin pulang tadipun mengurungkan niatnya. Mereka lebih membantu semua temannya selesai menyelesaikan tugasnya demi kesetiakawanan dan kebersamaanya.
Hingga akhirnya semua persiapan itu dapat mereka selesaikan meskipun jam sudah menunjukkan pukul enam sore hari. Setelah semua tugas diselesaikan dengan baik. Pada jam enam sore itupun mereka pulang kerumahnya masing-masing. Terlihat raut wajah bahagia dan puas karena dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik dan sesuai target. Meski dalam keadaan lelah dan lapar mereka sempat mengambil satu foto bersama sebagai kenang-kenangan pada hari itu. Tidak di sangka mereka dapat menyelesaikan persiapan lomba tersebut hanya dengan satu hari. Padahal banyak kegiatan yang mereka lakukan. Mulai dari mengecat seluruh dinding kelas, menghias pojok literasi, dan beberapa kegiatan lainnya. Ternyata memang dengan kerja sama tim yang kompak dan satu misi semua tugas meskipun itu berat dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat. Semoga kelas XI Ak menjadi kelas yang tetap kompak, selalu bersemangat dalam belajar dan menjadi pemenang dalam lomba pojok literasi terbaik. Dan semoga pojok literasi ini dapat terus lestari dan semakin membuat para siswa semangat membaca dan menulis.



                                                                                    Punti Payong, 16 September 2018




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mencintai dari Seekor Cicak

Di Balik Asa Yang Tak Terbiasa (II)

Inilah Expressi Cintaku,,,