LASKAR PING UNGU JAYA SELALU
LASKAR PING UNGU
JAYA SELALU
Medan , 4 Juli 2013
Dari kejauhan terdengar
teriakan-teriakan keras di barengi tepukan tangan dan hentakan kaki sambil
mendendangkan lagu ceria penuh semangat dari segerombolan kelompok berseragam
ping dan ungu. Orang yang tak mengenal kami pastilah merasa bingung dan
penasaran apa yang sedang kami lakukan. Pagi-pagi buta sudah berteriak nyanyi-nyanyi
yang terkadang pake bahasa arab lagi. Mungkin di kira beberapa kalangan yang
awam kami segerombolan teroris (mungkin). Tapi sangatlah gegabah jika mereka
beranggapan seperti itu . Kami hanyalah segerombolan pekerja muslim yang
bekerja untuk mendapat ridha dari Nya, Allah SWT. Lagu ceria ini merupakan
cambuk pembakar semangat para mujahid mujahidah sebelum pergi berperang melawan
peradaban dunia yang sekarang sudah sangat jauh dari nilai-nilai islami.
Tapi teman cobalah sejenak luangkan
waktumu cermati dan hayati setiap bait kata-kata yang keluar dari mulut kami
yang merupakan bagian dari lagu yang kami nyanyikan. Pastilah menyentuh hati
dan kalbu. Kata-kata yang berisikan doa
dan semangat agar dapat menjadi muslim yang Allah ridhai dan harapan agar dapat
bertemu dengan Nya di Surga Firdausi. Aamiin..
Mungkin beberapa kalangan warna ping
dan ungu terkesan lemah, kurang menantang dan terkesan norak dan nggak banget.
Tapi teman di dalam hati kami ada makna lain dari warna ini. Bahwa warna ini
dapat menentramkan hati , dalam artian setiap pencinta warna ini orangnya
cenderung bisa menentramkan hati orang di sekelilingnya, ia ramah, ia memiliki
kepribadian yang lembut, akhlak yang baik, dan senyum yang manis. Aminn.. semoga kami semua si pemakai seragam
ungu dan ping setiap harinya ini di karuniai sikap nan arif seperti itu.
Sehari-hari pekerjaan kami adalah
menyiarkan dan menawarkan ke semua
muslimah agar dapat menutup auratnya secara benar dengan balutan baju islami
yang indah. Mendengar curhatan para muslimah tentang hijab, trend hijab, dan
mencoba memenuhi semua kebutuhan muslim dan muslimah dalam hal hijab menutup
auratnya. Kami bukanlah layaknya pramuniaga yang selalu bekerja di distro-distro
mewah dan berdiri dalam ruangan berAC. Adakalanya kami menyiarkan kerudung
mermodalkan sepeda motor, datang dari rumah ke rumah, dari satu kelurahan ke
kelurahan lain. Bermodalkan senyum dan semangat Alhamdulillah kami dapat
melalui semua itu dengan hati yang bangga. Bangga menjadi muslim yang selalu
mengingatkan ke muslim lainnya tentang pentingnya menutup aurat. Walaupun sebenarnya itu semua tak mudah bagi kami. Keluar berpanas- panasan di siang hari terik dari
satu rumah ke rumah lainnya, kami lupakan rasa gengsi dan malu yang membalut
hati, kami tutup rapat telinga kami terhadap sentilan-sentilan orang yang
menghina dan merendahkan kami, kami tanamkan dalam hati bahwa kami adalah
mujahid dan mujahidah Islam yang sedang berperangj melawan peradaban dan ingin
mengubah peradaban dunia menjadi peradaban dunia berkerudung. Meski tak
berperang layaknya para sahabat mujahid di perang badar dahulu. Kami hanya
berniat minimal kami melanjutkan perjuangan mereka dengan medan perang yang
jauh sangat berbeda dengan mereka dahulu.
Harapan terbesar kami adalah bisa
bekerja mencari nafkah dan bisa mengenal Nya lebih dekat melalu pekerjaan yang
kami kerjaan sekarang ini. Buah manggis yang kulitnya terlihat kusam ternyata memiliki
buah di dalamnya yang sangat manis dan banyak di sukai orang. Layaknya profesi
manusia terlihat hina tapi belum tentu hakikat sebenarnya hina. Bagaimana jika
luar dan dalamnya sudah terlihat bagus, sudah pasti orang akan menilainya baik
pula. Begitupula barang-barang perlengkapan muslimah yang kami jual yang sudah jelas fungsi dan
kegunaannya memiliki nilai yang baik. Insyaallah pastilah bermanfaat.
Mengingat sebuah nasehat dari seorang
ustad yang mengatakan bahwa dalam islam ibadah memiliki dua arti yang mungkin
kebanyakan muslim/muslimah kurang memahami hakikatnya, yaitu ibadah dalam arti
yang sempit dan luas. Ibadah dalam arti yang sempit termasuk di dalamnya adalah
ibadah yag sering kita laksanakan sehari-hari seperti shalat, puasa, berzakat, naik
haji, shadaqah, dan sebagainya. Sedangkan ibadah dalam arti yang luas termasuk
di dalamnya adalah semua kegiatan,amalan, atau pekerjaan yang memiliki tiga
komponen yang penting, yaitu pekerjaannya harus baik, pekerjaannya memiliki
tujuan yang baik, dan bekerjanya di landasi dengan niat yang baik. Insyaallah,
itulah tujuan kami bekerja. Meski tidak dapat melaksanakan ibadah dalam arti
yang sempit secara khusyu’ dan menjalankan semua ibadah sunnah minimal ketika
kami bekerja sehari-hari kami sudah melaksanakan ibadah dalam arti yang luas
secara terus menerus dan berkesinambungan. Apalagi jenis pekerjaan kami
merupakan sebuah pekerjaan yang mulia. Insyaallah Allah meridhai setiap langkah
kaki kami,mempermudah semua urusan, dan mendekatkan rezeki kami. Aamiin ya
Rabb. J
Salam Semangat FIRE Untuk Seluruh
Mujahid Mujahidah Rabbani Seluruh Indonesia
Semoga kita menjadi para mujahid yang
benar-benar mengamalkan Pancasilanya
Rabbani (FIRE) ,.. Sehingga kita menjadi Mujahid/Mujahidah yang selalu
bersyukur, memiliki semangat pantang menyerah, selalu melakukan perbaikan
berkesinambungan, memiliki kepedulian yang tinggi dalam setiap keadaan dan
kondisi, dan yang paling terpenting memiliki tanggung jawab profesionalisme
yang tinggi atas setiap tanggung jawab yang kita emban.
Mujahid Rabbani,… Allahu Akbar
Medan, 4 Juli 2013
Nurul J





Komentar
Posting Komentar