Kalian Inspirasiku
Malam senin bagiku bukanlah malam yang membahagiakan. Teringat agenda esok hari yaitu hari Senin. Rasanya penat. Sudah malas duluan padahal belum juga dijalanin. Tetapi hempaslah semua itu. Setan memang selalu membuat diri manusia menjadi malas dan enggan melakukan apapun termasuk hal-hal yang baik.
Tiba-tiba pandanganku terfokus pada beberapa lembar kertas yang sengaja ku selipkan dibuku catatan yang biasa kubawa saat ku masuk kelas. Kertas yang berisi kumpulan nomor wa seluruh siswa/i dari kelas XI yang ku ajar. Terpintas diingatan bahwa aku ada janji akan membuat sebuah grup WA yang akan dijadikan sarana komunikasi, pembelajaran dan penilaian bagi siswaku selama mereka melaksanakan program PKL. Padahal aku berniat akan membuatkan grup WA tersebut seminggu yang lalu. Tapi apa daya sudah seminggu berlalu aku lupa mengerjakannya. Tak ingin terlupa lagi akupun langsung meraih smartphone ku dan mulai menginput satu persatu nomor WA siswa/i ku. Dan lima menit kemudian semuanya sudah selesai, semua siswa/i ku dari jurusan AK, AP, TKJ, dan Farmasi sudah tergabung dalam grup yang kubuat. Akhirnya..
Tak lama kemudian ku perhatikan satu persatu siswa/i ku pun mulai berinteraksi dan bercanda satu dengan lainnya antara sesama teman kelas dan beda kelas. Aku mengikuti alur pembicaraan mereka sambil senyum-senyum sendiri. Berada didalam grup anak SMK membuatku merasa delapan tahun lebih muda dari sebenarnya. Banyak bahasa alay ala ala anak zaman now yang mereka gunakan membuat ku semakin tertarik mengikuti alur pembicaraan mereka. Tetapi dua menit kemudian rombongan anak TKJ pun mulai membuka pembicaraan. dan seketika pembicaraan semakin tak terarah, sesekali ada bahasa kurang sopan yang mereka gunakan. Hingga meresahkan anggota grup yang lainnya. Sebagian ada yang tidak tahan dan langsung angkat suara yang menyebabkan mereka perang kata-kata di grup tersebut. Melihat kondisi yang semakin kacau, dengan terpaksa aku memisahkan mereka sesuai dengan jurusan mereka. Dan ini lebih aman dan lebih terarah karena memang karakter mereka anak TKJ sangat berbeda dengan Anak AP, AK, Farmasi yang lebih lembut. Semoga nantinya grup ini akan berjalan sesuai dengan harapanku. Anak-anakku bisa belajar dari jauh meski mereka tidak sedang disekolah. Dengan begitu dua bab pelajaran yang belum sempat aku ajarkan akan tetap sampai kesiswa melalu media Wa ini. Kasian mereka kalau harus ketinggalan pelajaran.
Malam ini terasa sangat mengantuk. Setelah shalat Isya ingin sekali rasanya langsung tidur. Padahal jam belumpun menunjukkan jam sembilan malam. Biasanya jika besok ada jam mengajar. Aku selalu menyiapkan bahan ajarku sejak malam. Tapi berbeda kali ini aku sangat tidak ingin menyentuh apapun yang berbau sekolah. Mungkin karena mata yang sudah mengantuk atau juga aku yang memang sedang kumat malasnya.
Tak lama kemudian aku mendengar suarat notifikasi WA dari Androidku. Seketika langsung kuraih handphone ku yang kebetulah terletak tidak jauh dari tempat tidurku. Sebuah Pesan WA masuk dari seorang siswi ku Bernama Balqis. Dia bertanya dengan detail tentang PR yang kuberikan senin lalu. Seadanya aku jawab pertanyaan-demi pertanyaan yang dia tanyakan. Berselang lima menit kemudian suara notifikasi Wa pun terdengar lagi dari HP ku dan kali ini dari siswa ku bernama Rahmat. Sama seperti Balqis ia juga menanyakan tentang materi rabu lalu yang kurang dipahaminya. tak sampai lima menit sebuah pesan baru dari WA pun masuk dan terlihat dari layar bahwa yang mengirimkan pesan tersebut adalah Arma. Teman sekelas Balqis. Dia juga bertanya tentang materi di pertemuan sebelumnya, Entah kenapa dengan mata yang setengah mengantuk, aku antusias sekali menjawabnya. Aku respect dengan usaha dan perhatian mereka terhadap pelajaran yang kuajarkan.
Atas dasar itu aku menjadi sadar tak sepantasnya aku malas malasan. Anak'' ku saja mereka bersemangat menyiapkan pelajaran untuk esok hari mengapa aku sebagai guru tidak bersemangat. Bahkan seharusnya aku hari 3 level tingkatannya lebih semangat lagi daripada mereka. Baiklah aku akan memulai membuat persiapan untuk esok hari. Aku raih laptop di dalam tasku dan aku berusaha menemukan ide bagus buat besok.
Mulai ku buka laptop ku dan aku mulai mencari ide supaya pembelajaran besok tidak membosankan dan menyenangkan bagi siswa. Setelah beberapa menit berfikir akhirnya aku memutuskan untuk membuat sebuah Quiz dari aplikasi Kahoots. Mereka pasti belum pernah mencobanya. Berbekal sedikit pengetahuan tentang Games aku mulai mengumpulkan soal soal yang akan ditanyakan. Tentang kahoot aku mempelajarinya dari seorang Guru matematika yang juga master IT Pak Khai saat aku mengikuti MGMP Matematika tahun lalu. Dan aku bersyukur dapat menjadi pesertanya saat itu, karena ilmu itu belum pernah aku pelajari sebelumnya.
Setelah berkutik dan ketik sana sini dalam waktu dua jam akhirnya aku dapat menyelesaikan kuiz tersebut. Semoga mereka menyukainya dan bisa menjawabnya.
Tiba-tiba aku teringat tentan tugas Kepala Sekolahku, Babe. Minggu lalu dia memberikan tugas untuk dapat memeberikan video pembeljaran di google classroom. Semoga besok aku dapat sekalian mengambil video pembelajaran di kelas, Supaya tugas google classroom ku selesai.
Terima kasih anak anak ibu atas antusiasnya.
Berkat kalian ibuk jadi belajar malam ini
Berkat kalian ibu jadi bersemangat menyelesaikan tugas ibu sebagai seorang guru.
Semoga kalian bertiga sukses, dapat membanggakan orang tua, sekolah, dan agama.
Langsa 4 Maret 2019, Pukul 12.13 wib
Nurul Fajriah Nasution, S.Pd
"Hidup ini terlalu singkat. Apabila membanggakan akan menjadi prestasi. Apabila tidak hanya akan menjadi kenangan"
#sangpengukirjejak




Komentar
Posting Komentar