Postingan

Part Time In Action

Gambar
Bermula dari pagi saat ku mulai membuka mata di hari yang penuh berkah ini. Serasa malas bangun dari tidur, tetapi teringat rencana mau hadir ke sekolah pagi ini. Seperti tak enak hati karena sudah hampir lima hari tidak menginjakkan kaki di tempat pengabdian pasca mengawas ujian sabtu lalu. Heumm.. cuaca dingin dan gerimis pun melengkapi sebab untuk malas beraktifitas hari ini. Padahal ini hari jumat alangkah baiknya melakukan hal terbaik di hari istimewa ini. Tapi malas harus di tepis. Sekilas aku teringat nasihat Aa Gym pada ceramah yang sering kudengar di youtube. Katanya "sifat malas itu berawal dari nafsu sebagai bisikan setan yang tak menginginkan kebaikan bagi cucu adam. Dan salah satu obat paling mujarab untuk sebuah rasa malas adalah Rajin. Bermujahadah (bersungguh-sungguhlah) dalam mengubah kebiasaan baik karena kebaikan itu juga suatu saat yang akan menolongmu". Benar aku harus rajin. Hati ini berbisik bahwa aku harus menjadi lebih baik dari sebelumnya. Merasa...

Siang Itu . . . . . . . . .

Gambar
Mata ini serasa panas. Bibirku kelu. Tanganku bergetar seolah tak sanggup lagi menggenggam hp yang dari tadi berdering di dalam kotak pensil kecilku itu. Suara sangaunya dari seberang sana sudah meluluh lantakkan pertahanan jiwaku. "nak, ayah Cuma kangen aja makanya telpon" Dialah ksatria di balik layarku. Hampir semua langkahku kumulai dengan terlebih dahulu izin darinya. Beberapa hari belakangan ini tubuhnya terkulai lemah di atas ranjang. Penyakit yang sering menghinggapinya kumat dan membuat seluruh tubuhnya lemas. Hati ini terasa bagai diiris-iris melihat kondisinya. Dia yang biasanya selalu semangat dan aktif keliling sampai ujung kampung, jalan sana sini, menjemputku pergi dan pulang sekolah. Bahkan di usianya yang sudah hampir tujuh puluh tahunan   dia masih sering pergi beberapa hari keluar kota untuk urusan dana desa dan beberapa hal menyangkut permasalahan desa. Tiga hari lalu ku sempatkan pulang untuk melihat kondisinya. Karena sebelumnya mamak mengabarkan b...

HUJAN MINGGU INI

Gambar
Tetes air langit tiada henti berjatuhan membasahi bumi yang kering setelah beberapa hari lamanya hujan tak kunjung hadir. Wahai hujan yang begitu di rindukan. Mulai dari gelembung awannya pun telah mengundang kebahagiaan bagi setiap insan disini. Serasa tak sabar menunggu awan itu mencair menjadi butiran hujan. Akhirnya hari ini hadir juga, butiran-butiran air langit sebagai rejeki dari Ilahi. Pernah di suatu kesempatan mendengarkan tausyah dari seorang ustad kondang tentang nasihat akhir zaman yang berkenaan dengan air hujan. Beliau berkata bahwa salah satu tanda-tanda terjadinya kiamat dimulai dengan musim kemarau berkepanjangan yang menyebabkan tanah retak-retak dan beberapa waktu lamanya bumi tidak di turuni hujan, dilanjutkan dengan kabut asap gelap yang mengakibatkan musnahnya listrik dan semua teknologi apapun. Sehingga setelah itu manusia kan hidup secara tradisonal seperti dahulu kala. Setelah mendengar tausyah tersebut, responku ketika turunnya hujan menjadi berbe...

Di Balik Asa Yang Tak Terbiasa (II)

Gambar
Akhirnya ...... Allah berkata lain tentang takdir hidupku. Tidak di sangka dan tak pernah diduga seorang karyawan bertubuh kecil ini tidak di izinkan resain oleh atasanku itu. Ia memberikan izin untukku agar bisa kerja sambil kuliah. Dengan syarat harus seimbang dan tidak mengesampingkan tugas-tugas kerja. Bulan Juni itu menjadi bulan yang bersejarah dalam hidupku, rencanaku yang sudah ku rangcang matang-matang yaitu ingin resain dari pekerjaan lamaku tidak terlaksana. Atasanku tak mengizinkan aku untuk resain dari pekerjaanku. Bahkan dia memberikan alternatif tugas pekerjaan untukku yang juga punya mimpi ingin menjadi seorang mahasiswi. Saat itu atasanku mempromosikan jabatan baru untukku sebagai seorang penanggung jawab stok dengan asumsi jam kerja setiap harinya hanya sampai jam 16.00 wib sore dan malamnya aku tetap masih bisa kuliah meski harus mengambil kelas karyawan. Betapa bahagianya diri ini, bisa tetap cari uang di pekerjaan yang aku cintai namun tetap juga bisa me...

Cinta Sebaiknya Bukan Dia

Gambar
Cinta Sebaiknya Bukan Dia Oleh : Nurul Fajriah Nasution, S.Pd Desir angin malam menghembus dedaunan kering. Tertiup, terbang dan berpindah. Apalah daya sang daun kering hanya pasrah mengikuti inginnya angin membawa dirinya pergi jauh dari tempat asalnya. Daun kering yang malang tak berdaya. Malam semakin pekatlah sudah. Sesekali terdengar suara jangkrik malu-malu bersembunyi di balik dinding. Wahai malam selalu menyimpan banyak kenangan. Malam seolah hadir mengundang memori-memori masa lalu.   Masa dimana hanya ada kebahagiaan yang mengisi hari-hari. Masa dimana engkau dan aku begitu dekat, seolah tidak ada yang dapat memisahkan. Hingga pada suatu kisah yang takkan terlupakan dalam hidupku. “Assalamu’alaikum” sapanya dari telepon. “Wa’alaikumsalam. Sudah pulang kerja ya?” jawab ku. Percakapan yang selalu diucapkan hampir setiap malam. Biasanya kami sering bersapa ringan dan bercerita tentang kegiatan yang sudah di lakukan selama satu hari. Selain itu ia selalu saja ...

PULANG SATU PULANG SEMUA

Gambar
PULANG SATU PULANG SEMUA September menjadi bulan spesial dan berbeda dari bulan lainnya bagi sekolah kami tercinta SMKN Taman Fajar. Hal ini disebabkan karena sekolah kami mendapatkan juara lomba pojok literasi terbaik tingkat provinsi dan akan berjuang kembali untuk bersaing di tingkat nasional. Selaras dengan hal tersebut seluruh warga sekolah baik guru maupun siswa semakin giat dan semangat lagi untuk mengembangkan program literasi sekolah yang sudah dijalankan selama satu tahun belakangan. Bahkan saat ini semua guru SMKN Taman Fajar setiap bulannya menyiapkan sebuah karya tulis yang nantinya akan dikumpulkan menjadi sebuah buku berisi pengalaman guru selama mengajar. Kegiatan ini menjadi motivasi bagi semua guru karena tulisannya akan dibukukan dan setiap kisah perjalanan mengajar mereka dapat dibaca oleh semua orang.             Seperti tahun sebelumnya, tahun ini sekolah kami juga melaksanakan kembali lomba pojok liter...