Prestasi Sekolahku


Sampai pada tahun 2019 ini SMKN Taman Fajar masih di beri amanah menjadi sekolah Model di kabupaten Aceh Timur. Sebuah amanah yang terbilang berat untuk sebuah sekolah yang baru. Tetapi beruntungnya sekolah ini memiliki Kepala Sekolah, Guru, Staf dan Siswa-siswa yang aktif,pekerja keras, dan selalu menerima hal-hal baru demi perubahan ke arah yang lebih baik. Tahun 2019 ini menjadi penentu apakah SMKN Taman fajar masih tetap eksis di kabupaten Aceh Timur ini ataukah akan tergantikan dengan sekolah lain?

Sejak tahun ajaran 2018-2019 ini, Kepsek terus menghadirkan program-program baru untuk meningkatkan kualitas baik guru maupun siswanya. Untuk guru sendiri program google classroom bisa dijadikan bahan latihan dan supervisi untuk mengevaluasi pembelajaran yang dilaksanakan. Selain itu Kepsek juga rutin mengirimkan guru-guru untuk mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan dinas pendidikan kabupaten untuk mengasah keterampilannya. Dengan semua usaha ini diharapkan guru-guru mampu meningkatkan kualitas dan prestasinya.

Meski sudah memaksimalkan berbagai usaha, namun sepertinya belum membuahkan hasil yang memuaskan. Terhitung sejak awal Januari sampai sekarang April, hanya ada satu prestasi yang di dapat siswa. Prestasi itu adalah juara terfavorit Lomba Vocal Solo seAceh Timr yang diadakan di Idi Februari lalu. Siswa itu bernama Oryza, siswa kelas XI TLM yang saat ini sedang melaksanakan program PKL di RS Zubir Mahmud.

Sebenarnya ada beberapa perlombaan yang sudah di sosialisasikan Osis, tetapi karena keterbatasan jumlah siswa yang berbakat di sekolah sehingga beberapa lomba tidak dapat diikutkan. Menurut info dari Pembina Osis SMKN Taman Fajar, Ibu Ade Lestari. Dia menyebutkan bahwa sebulan yang lalu ada lomba pencak silat tetapi karena siswa kelas XI sedang mengikuti Program PKL jadi yang di berangkatkan adalah siswa kelas X. Tetapi siswa tersebut kalah sebelum bertanding. Karena kurang berat badan. Selain itu dari komunitas PELITA bulan Februari juga telah mengirimkan tiga karya siswa untuk mengikuti Lomba Cerpen Horor. Ketiga siswa tersebut adalah Arma Saputri Ningsih, Mayratnasari dan Maghvirah yang merupakan siswa kelas XI AP2. Tetapi karya mereka belum lolos menjadi juara. Mungkin pada tahun 2019 ini prestasi siswa belum memuaskan karena sebagian besar siswa SMKN Taman Fajar di sibukkan dengan banyak program akademisi yang wajib mereka ikuti. Mulai dari ujian-ujian bagi siswa kelas XII dan PKL bagi siswa kelas XI. Hanya tersisa siswa kelas X yang siap sedia di sekolah. Akan tetapi mereka masih terlalu junior dan belum begitu terlatih untuk mengikuti lomba-lomba.

Berbeda dengan para siswa, guru-guru SMKN Taman Fajar mulai menunjukkan prestasi yang memuaskan. Permulaan prestasi di buka oleh Prestasi Kepsek SMKN Taman Fajar, yaitu Pak Nurdin yang berhasil menjadi perwakilan Kepsek Aceh yang berangkat studi banding ke Singapura selama sebulan. Dilanjutkan dengan Prestasi  Pak Azwar Malik Rangkuti dan Buk Susanti yang berhasil mewakilkan Aceh Timur untuk mengikuti OGN (Olimpiade Guru Nasional) tingkat Provinsi sebagai guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Dan paling membanggakan prestasi tenaga pendidik berprestasi yang di raih oleh keenam guru terbaik SMKN Taman Fajar baru baru ini. Prestasi yang diraih adalah Juara 1 Kepsek SMK Berprestasi se-Aceh Timur yang diwakilkan oleh Pak Nurdin, juara 1 Anugrah Konstitusi se-Aceh Timur yang diraih oleh Buk Fera Damayanti, juara 1 Pustakawan SMK Berprestasi se-Aceh Timur yang di raih oleh Buk Susanti, juara 1 Laboran SMK Berprestasi se-Aceh Timur yang diraih oleh Buk Eva Julianti dan yang terakhir Juara 2 Guru SMK Berprestasi se-Aceh Timur yang diraih oleh Pak Azwar Malik Rangkuti. Karena prestasinya mereka mendapatkan uang tunai dan mampu membanggakan nama SMKN Taman Fajar di tingkat kabupaten Aceh Timur. Saat ini kelima orang guru yang juara 1 akan berangkat untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi. Semoga mereka semua dapat juara lagi di provinsi dan mampu mewakili Aceh ke tingkat Nasional di Jakarta. Saya sebagai rekan kerja menyaksikan sendiri begitu kerasnya usaha mereka untuk mampu memberikan penampilan terbaik mewakili SMKN Taman Fajar. Menjelang lomba mereka semua harus bergadang hingga larut malam untuk menyiapkan berkas-berkas, karya tulis, dan presentasi saat lomba. Jadi dengan semua usaha mereka sangat pantas sekali mereka mendapatkan juara. Sungguh sebuah kebanggan bagi kami sebagai warga SMKN Taman Fajar melihat para guru mampu berprestasi dan mengharumkan nama sekolah ke tingkat Provinsi. Semoga di kesempatan selanjutnya kami juga diberi kesempatan dan kemampuan untuk mengharumkan nama baik sekolah seperti mereka.

Langsa, 25 April 2019
At Perpustakaan Daerah Kota Langsa

Nurul Fajriah Nasution, S.Pd

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Mencintai dari Seekor Cicak

Di Balik Asa Yang Tak Terbiasa (II)

Inilah Expressi Cintaku,,,